|
Berita
|
|
Bazaar Bursa Otomotif Bali 2012 |
|
|
|
|
Written by kharisma
|
|
Sunday, 13 May 2012 16:34 |
|
Kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan dunia otomotif di Bali sudah bukan hal asing lagi di masyarakat dan seringkali diadakan. Hal inilah yang menjadi tujuan FK3O Bali, untuk membuat sebuah kegiatan yaitu Bazaar Bursa Otomotif (BBO) 2012. BBO 2012 dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan peluang bagi masyarakat umum untuk lebih mengenal dunia otomotif dan sebagai wadah bagi anggota klub dan komunitas otomotif untuk saling berbagi informasi tentang dunia otomotif, selain itu memudahkan pihak penjual produk otomotif untuk memasarkan serta memperkenalkan produknya. Kegiatan BBO 2012 akan dilaksanakan pada Sabtu-Minggu, 26-27 Mei 2012 yang bertempat di Lapangan Parkir GOR Ngurah Rai, Jalan Melati Denpasar dengan berbagai hiburan dan atraksi yang akan meramaikan acara dengan nuansa dunia otomotif. Beberapa acara yang akan ditampilkan dalam BBO 2012 antara lain bursa penjualan mobil baru & bekas, bursa penjualan part baru & bekas, aksesoris mobil, car show off contest, ladies car wash session, Miss BBO 2012, sound clinic, photography contest, parade band, sexy dancer, serta DJ Live Performance yang tentunya akan dimeriahkan dengan berbagai pembagian voucher gratis dari sponsor, dan berbagai hadiah menarik bagi para pengunjung yang hadir. Acara ini terlaksana atas dukungan dari para pihak sponsor yang ikut berpartisipasi yaitu : UpMild, Cello Extream Audio, The Stones Kuta Bali, Mata Dewa 66 Photography Rental and Studio Bali, CFRB, Fany Photography, Marvin Autocouture, Radio 89.8 Pak Oles FM, AB Prioritas 69, PT Kharisma Sentosa Daihatsu, Bali Sticker, Pioneer Pro DJ School, Oracle Mice Networking, STD TRS Performance, Mitsubishi PT Bumen Redja Abadi, Toyota Agung Automall, Toyota Auto 2000, Nissan Nusa Dua, Suzuki United Indo Bali, Furious Clothing Distro dan KoranRenon. Dukungan yang diberikan oleh pihak sponsor diharapkan mampu meningkatkan ketertarikan masyarakat umum untuk datang dan memeriahkan kegiatan BBO 2012 ini. Ketua Panitia BBO 2012 Ahmad Ramdanny dan Penanggung Jawab Kegiatan Gubernur FK3O Bali Fadjar Mulyadi, menyatakan dengan optimis bahwa kegiatan ini akan dihadiri minimal 1.000 orang pengunjung. Dengan adanya dukungan penuh anggota klub dan komunitas otomotif yang tergabung dalam FK3O Bali, kegiatan BBO 2012 ini akan dihadiri lebih dari angka minimal pengunjung yang telah diperkirakan.
|
|
Last Updated on Wednesday, 16 May 2012 00:47 |
|
|
Jual Beli Mobil Sambil Jongkok |
|
|
|
|
Written by kharisma
|
|
Saturday, 31 March 2012 01:24 |
|

Komunitas mobil akan mengadakan bursa jual beli mobil di kawasan Senayan. Karena sifatnya seperti pasar rakyat, maka jual beli mobil pun bisa dilakukan sambil jongkok.
Event jual mobil bertajuk Pasar Jongkok Otomotif (Parjo) yang disponsori oleh situs jual beli berniaga.com ini akan digelar pada 1 April 2012 mendatang di Lapangan Parkir Kolam Renang, Senayan Jakarta, mulai pukul 08.00 hingga 18.00.
"Agak nyeleneh memang nama event jual belinya Parjo. Pembeli dan penjual mobil ngumpul di satu tempat. Kalau di bursa jual mobil itu kalau lagi ngeliat-liat mobil, orang bisa sampai jongkok-jongkok lihat ke kolong mobil, makanya kita namakan event ini Pasar Jongkok Otomotif," ujar Presiden Forum Komunikasi Klub dan Komunitas Otomotif (FK3O) Amroe Wahyudi di kawasan Pancoran, Jakarta, Sabtu (10/3/2012).
Parjo, lanjut Amroe, merupakan ajang bursa mobil yang menyediakan mobil-mobil keluaran tahun 1980-an sampai 1990-an. Meski begitu mobil yang masih muda juga dipersilakan ikut bursa.
"Event ini sebagian didominasi oleh bursa mobil baik untuk mobil second kategori di bawah 10 tahun maupun untuk kategori klasik. Namun jika banyak yang berminat untuk kategori mobil tahun muda kami pantang menampik," ujar panitia penyelenggara Parjo, Landewang Wahab dari Gusno Production.
"Bursa mobil ini konsepnya pasar rakyat. Orang enjoy santai, murah dan sambil jongkok," tambah pria yang akrab dipanggil Dewa ini.
Ditargetkan sekitar 300 mobil siap dijual, 25 lapak, dan 20 klub mobil dengan sekitar 3.000 orang akan mengikuti event ini. Pengunjung tidak dikenakan biaya alias gratis. Di 2012 ini akan diadakan 4 kali dan akan dilihat antusiasme masyarakat. Tidak menutup kemungkinan event ini akan terus berlangsung.
|
|
GT Radial Dukung HUT Ke-3 FK3O |
|
|
|
|
Written by kharisma
|
|
Monday, 14 November 2011 17:40 |
|
11 November 2011. Selain dari acara pernikahan, kelahiran, pertunangan, dan sebagainya, ternyata organisasi otomotif kelas nasional ikut merayakan hari ulang tahunnya yang ke-tiga pada hari Jumat (11/11/11). Organisasi otomotif tersebut adalah Forum Komunikasi Klub dan Komunitas Otomotif (FK3O) yang menyatukan berbagai merek klub mobil di Tanah Air. Dengan mengambil tempat di roti bakar Eddy persisnya dibelakang masjid Al-Azhar Blok M, mereka merayakan hari ulang tahunnya yang ke-tiga. Acara berlangsung sederhana tapi meriah, karena menjelang tengah malam klub mobil D’Punisher asal Tangerang datang ikut meramaikan acara ini. Acara ini dihadiri oleh para pendiri dan pengurus FK3O. Meski tidak dihadiri oleh Amroe Wahyudi, Ketua FK3O yang lagi tugas di luar kota, tapi acara ini tetap berjalan dengan lancar. Mantapnya mereka mendapat bingkisan kue ucapan selamat Ulang Tahun dari PT Gajah Tunggal, Tbk produsen ban merek GT Radial yang membuktikan eksistensi wadah klub mobil ini memang diakui oleh perusahaan besar. Sumber : http://stephenlangitan.com/archives/40076
|
|
Written by kharisma
|
|
Tuesday, 25 January 2011 23:28 |
|
BBS merupakan kepanjangan dari Baumgartner, Brand Schiltach., Dua nama pertama adalah nama dari 2 pendirinya, Heinrich Baumgartner dan Klaus Brand, sedangkan Schiltach adalah nama kota tempat perusahaan itu berdiri. Uniknya, awalnya BBS tidak membuat velg tapi membuat parts tapi membuat parts dari plastic untuk sasis. Lalu mereka bersiap untuk memproduksi velg dengan kontruksi 3-pieces. Ide ini merupakan garansi dari keberhasilan perusahaan BBS dalam beberapa tahun kedepan. Tahun 1983, BBS mengembangkan kesuksesan dan teknologi velg multipieces-nya untuk diaplikasikan di jalan raya. Di sinilah RS lahir. RS pun menjadi superstar pada zaman itu, karena merupakan velg berkontruksi 3-pieces pertama di pasar. Tahun 1995, BBS merayakan 25th Anniversary dengan menciptakan BBS RS II sebagai penerus BBS RS yang sudah dihentikan produksinya tahun 1995. 3 tahun kemudian BBS menyuplai velg untuk 6 tim balap jet darat dengan total 12 mobil. Tahun 2000-an, BBS mendapatkan 26 gelar juara dan semua tim balap yang memakai velg BBS. Sayangnya, pada 2007, BBS mengalami krisis financial dan langsung di take over oleh perusahaan Belgia, yakni Punch International NV.
|
|
Read more...
|
|
Written by kharisma
|
|
Thursday, 20 January 2011 15:11 |
|
Sejarah RECARO berawal dari sebuah perusahaan karoseri yang memproduksi bodi mobil. Didirikan pada tahun 1907 oleh dua bersaudara yaitu Wilhelm Reutter dan Albert Reutter di kota Stuttgart, Jerman, Perusahaan ini diberi namaWilhelm Reutter-und Radfabrik. Setahun kemudian, berganti nama jadi Stuttgarter Karosseriewerke Reutter & Co (SKRC), dengan kantor pusatnya berada di Augustenstrasse, Stuttgart. Pada tahun 1912, Willhelm Reutter menggagas satu model mobil yang nantinya disebut sebagai model cabriolet. Sepuluh tahun kemudian karena alasan kesehatan, Wilhelm Reutter mundur dari perusahaan. Tetapi Albert Reutter bersikeras untuk meneruskan usaha ini. Dibantu oleh putranya, Albert Reutter mencoba mengembangkan perusahaan ini dengan cara membuat aksesoris, selain membuat bodi mobil pesanan dari : Adler, Austro-Daimler, BMW, Bugatti, Buick, Dixi, Fiat, Horch, Mauser, Maybach, Mercedes-Benz, Minerva, NSU, Opel, and Steiger, yang telah berjalan selama ini. Upaya ini ternyata berhasil, terbukti dengan berlimpahnya pesanan, sehingga perusahaan harus menambah karyawannya menjadi 400 orang. Pabrik mobil “Porsche”, yang saat itu termasuk salah satu pabrik mobil besar di jerman ternyata tertarik dengan hasil kerja perusahaan ini, Oleh sebab itu pada tahun 1935, pabrik mobil “Porsche” memesan 40 unit bodi VW Beetle untuk dikerjakan di perusahaan ini. Berkat order dari Porsche, Stuttgarter Karosseriewerke Reutter & Co berkembang dengan pesat, hingga harus terus menambah jumlah karyawannya menjadi 800 orang. Sangat disayangkan, beberapa saat setelah kerjasama tersebut, terjadi perang Dunia ke II yang memporak-porandakan Eropa, termasuk industri-industri di wilayah ini. Bagai tak putus dirundung malang, setelah mundurnya Wilhelm Reutter, perusahaan kembali ditinggalkan oleh pendirinya yaitu Albert Reutter yang wafat pada tahun 1939. Albert Reutter bersama dengan beberapa staf serta tenaga ahli tewas dalam satu pengeboman yang dilakukan oleh pasukan musuh yang membom perusahaan ini. Bahkan Otto Reutter yang dipersiapkan untuk memimpin Stuttgarter Karosseriewerke Reutter & Co, termasuk dalam korban yang terbunuh.
|
|
Read more...
|
|
|
|
|
|
|
Page 1 of 2 |
|